Sabtu, 18 April 2020

Assalamualaikum , selamat datang di blog saya. semoga kalian dalam keadaan sehat dan tetap semangat yaa dan jangan lupa untuk berfikir positif okay.

kali ini saya ingin menjelaskan tentang meter kombinasi. Bagi kalian yang suka otomotif atau bahkan sedang belajar otomotif harus tau ni tentang meter kombinasi.



      Sebelum maupun selama mengemudi, seorang pengendara perlu mengetahui kondisi kendaraan.  Untuk itu dibuat sistern parameter yang penting diketahui oleh pengemudi, parameter tersebut ditampilkan di depan pengemudi, sistem ini sering disebut meter kombinasi dan gauge.

       Indikator tadi berguna untuk memberi tau pengemudi akan kondisi dari kendaraanya, apakah layak jalan atau tidak dan apakah sudah waktunya ganti oli atau mengisi bahan bakar, serta hal-hal lainnya untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada pemilik kendaraan atau pengemudi.

macam- macam meter kombinasi :


1.     SPEEDOMETER & ODOMETER



      Biasanya Speedometer bersebelahan atau bahkan satu kesatuan dengan Odometer agar mempermudah membacanya dan melihatnya. Speedormeter berfungsi untuk mengetahui kecepatan kendaraan, sedangkan odometer untuk memberikan informasi total jarak tempuh kendaraan, beberapa speedometer dilengkapi dengan tripmeter yang dapat disetel 0 (nol), dengan tripmeter pengemudi dapat mengetahui jarak tempuh saat mulai di setel 0 sampai berhenti. Terdapat dua tipe speedometer, yaitu manual dan digital.

2.     TEMPERATUR GAUGE ( TEMPERATUR SUHU MESIN )


      Temperatur gauge berfungsi untuk memberikan informasi temperatur air pendingin pada mesin.  Temperatur kerja mesin sebesar 80 - 90.⁰C.  Dalam tampilan informasi temperatur tidak di tunjukkan secara detail dalam derajat celsius, tetapi dalam informasi kasar yaitu Cold - 1/2 – Hot.
Karena bila informasi menggunakan derajat celsius dapat membinggungkan pengemudi, misalnya: apakah suhu 90 ⁰C mesin tidak perlu panas?  Penunjukan jarum pada temperatur kerja berada di tengah-tengah.

3.     FUEL GAUGE ( INDIKATOR BAHAN BAKAR )


      Fuel gauge berfungsi untuk memberikan informasi pengemudi jumlah bahan bakar pada tangki bahan bakar.

4.     OIL PRESSURE GAUGE ( TEKANAN OLI MESIN )



      Oil Pressure Gauge / Pengukur tekanan oli berfungsi untuk memberikan informasi tekanan oli pada sistem pelumas. Terdapat dua tipe pengukur tekanan oli, yaitu:
1.         Menggunakan penunjukan dengan jarum.
2.         Menggunakan indikator lampu.

Cara kerja masing-masing sistem

1.     SPEEDOMETER & ODOMETER

     Pada penunjuk speedo terdapat rotary magnet , speed Cupp pegas rambut dan jarum penunjuk.  Rotary magnet dihubungkan ke kabel, sedangkan speed cup dihubungkan ke jarum yang ditahan oleh pegas rambut. Jika kendaraan berjalan maka kabel speedo akan berputar memutar rotary magnet.  Berputarnya Rotary magnet menyebabkan timbulnya pusaran medan magnet, pusaran medan magnet ini melawan gaya pegas menggerakkan speed cup sehingga jarum menunjukkan besarnya kecepatan kendaraan.  Semakin cepat kendaraan semakin besar putaran rotary magnet, semakin besar medan magnet, berarti semakin besar penunjukan kecepatan. 

2.     TEMPERATUR GAUGE

      Bila kunci kontak ON, maka arus dari batrai volatge regulator untuk di atur agar tegangan kerja 7 Volt.  Selanjutnya arus pada regulator mengalir ke bimetal, ke sander massa.  Saat air dingin maka hambatan sander besar, arus mengalir ke bimetal kecil, maka jarum pertunjuk C.

3.     Indikator bahan bakar
      Bila kunci kontak ON, maka arus Dari batteray mengalir ke volatge regulator untuk diatur agar tegangan kerja 7 Volt.  Selanjutnya arus pada regulator mengalir ke bimetal, ke sander dan ke massa. Saat bahan bakar kosong , hambatan sander besar ,arus mengalir ke bimetal kecil, maka jarum menunjukkan E.Saat bahan bakar penuh, maka nilai hambatan pada sander kecil, maka arus mengalir pada bimetal besar, bimetal menggerakkan jarum sehinga menunjukkan F.Bila bahan bakar setengah maka hambatan juga setengah, maka bimetal hanya melengkung setengah, jadi jarum menunjukkan angka 1/2.

4.     OIL PRESSURE GAUGE

      Pada pengukur tekanan oli yang menggunakan lampu paling banyak digunakan, karena lebih praktis di mana bila lampu menyala saat mesin hidup berarti terkanan oli rendah. Caranya saat kunci kontak di ON, mesin mati lampu akan menyala.  Namun ketika mesin hidup maka tekanan oli pelumas menekan membran pada sander, kemudian menekan bola platina, sehingga platina terbuka dan lampu mati.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar