kali ini saya ingin menjelaskan tentang meter kombinasi. Bagi kalian yang suka otomotif atau bahkan sedang belajar otomotif harus tau ni tentang meter kombinasi.
Sebelum
maupun selama mengemudi, seorang
pengendara
perlu mengetahui kondisi kendaraan.
Untuk itu dibuat sistern parameter yang penting diketahui oleh
pengemudi, parameter tersebut ditampilkan di depan pengemudi, sistem ini sering
disebut meter kombinasi dan gauge.
Indikator tadi berguna untuk memberi tau
pengemudi akan kondisi dari kendaraanya, apakah layak jalan atau tidak dan
apakah sudah waktunya ganti oli atau mengisi bahan bakar, serta hal-hal lainnya
untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada pemilik kendaraan atau pengemudi.
macam- macam meter kombinasi :
1.
SPEEDOMETER
& ODOMETER
Biasanya Speedometer bersebelahan atau
bahkan satu kesatuan dengan Odometer agar mempermudah membacanya dan
melihatnya. Speedormeter berfungsi untuk mengetahui kecepatan
kendaraan, sedangkan odometer untuk memberikan informasi total jarak tempuh
kendaraan, beberapa speedometer dilengkapi dengan tripmeter yang dapat disetel 0 (nol), dengan tripmeter pengemudi dapat mengetahui jarak tempuh saat mulai di
setel 0 sampai berhenti. Terdapat dua tipe speedometer, yaitu
manual dan digital.
2.
TEMPERATUR
GAUGE ( TEMPERATUR SUHU MESIN )
Temperatur gauge berfungsi untuk
memberikan informasi temperatur air pendingin pada mesin. Temperatur kerja mesin sebesar 80 -
90.⁰C. Dalam tampilan informasi
temperatur tidak di tunjukkan secara detail dalam derajat celsius, tetapi dalam
informasi kasar yaitu Cold - 1/2 – Hot.
Karena
bila informasi menggunakan derajat celsius dapat membinggungkan pengemudi,
misalnya: apakah suhu 90 ⁰C mesin tidak perlu panas? Penunjukan jarum pada temperatur kerja berada
di tengah-tengah.
3.
FUEL
GAUGE ( INDIKATOR BAHAN BAKAR )
Fuel gauge berfungsi untuk memberikan
informasi pengemudi jumlah bahan bakar pada tangki bahan bakar.
4.
OIL
PRESSURE GAUGE ( TEKANAN OLI MESIN )
Oil Pressure Gauge / Pengukur tekanan oli
berfungsi untuk memberikan informasi tekanan oli pada sistem pelumas. Terdapat
dua tipe pengukur tekanan oli, yaitu:
1. Menggunakan penunjukan dengan jarum.
2. Menggunakan indikator lampu.
Cara kerja masing-masing sistem
1. SPEEDOMETER &
ODOMETER
Pada penunjuk speedo terdapat rotary
magnet , speed Cupp pegas rambut dan jarum penunjuk. Rotary magnet dihubungkan ke kabel, sedangkan
speed cup dihubungkan ke jarum yang ditahan oleh pegas rambut. Jika kendaraan berjalan
maka kabel speedo akan berputar memutar rotary magnet. Berputarnya Rotary magnet menyebabkan
timbulnya pusaran medan magnet, pusaran medan magnet ini melawan gaya pegas
menggerakkan speed cup sehingga jarum menunjukkan besarnya kecepatan kendaraan. Semakin cepat kendaraan semakin besar putaran
rotary magnet, semakin besar medan magnet, berarti semakin besar penunjukan
kecepatan.
2. TEMPERATUR
GAUGE
Bila kunci kontak ON, maka arus dari
batrai volatge regulator untuk di atur agar tegangan kerja 7 Volt. Selanjutnya arus pada regulator mengalir ke
bimetal, ke sander massa. Saat air
dingin maka hambatan sander besar, arus mengalir ke bimetal kecil, maka jarum
pertunjuk C.
3. Indikator bahan bakar
Bila kunci kontak ON, maka arus Dari
batteray mengalir ke volatge regulator untuk diatur agar tegangan kerja 7
Volt. Selanjutnya arus pada regulator
mengalir ke bimetal, ke sander dan ke massa. Saat bahan bakar kosong , hambatan
sander besar ,arus mengalir ke bimetal kecil, maka jarum menunjukkan E.Saat
bahan bakar penuh, maka nilai hambatan pada sander kecil, maka arus mengalir
pada bimetal besar, bimetal menggerakkan jarum sehinga menunjukkan F.Bila bahan
bakar setengah maka hambatan juga setengah, maka bimetal hanya melengkung
setengah, jadi jarum menunjukkan angka 1/2.
4. OIL
PRESSURE GAUGE
Pada pengukur tekanan oli yang
menggunakan lampu paling banyak digunakan, karena lebih praktis di mana bila
lampu menyala saat mesin hidup berarti terkanan oli rendah. Caranya saat kunci
kontak di ON, mesin mati lampu akan menyala.
Namun ketika mesin hidup maka tekanan oli pelumas menekan membran pada
sander, kemudian menekan bola platina, sehingga platina terbuka dan lampu mati.



